Cara Cepat Mengurus IMB dengan Tepat

Ada beberapa dokumen properti yang wajib kita miliki, salah satunya adalah IMB. Apa itu IMB dan apa yang perlu dipersiapkan untuk mengurusnya?

mengurus izin mendirikan bangunan IMB, taking care of Indonesian Building Permit
Minute Read

2 mins

Published

09.10.2021

Saat kamu memiliki properti seperti rumah, kamu harus mulai memahami tata cara mengurus sertifikat IMB atau surat Izin Mendirikan Bangunan. Sebagai bagian dari produk hukum yang diberikan oleh otoritas setempat untuk setiap rencana pembangunan rumah baru, IMB juga mencakup izin untuk rehabilitasi dan renovasi. 

Tidak perlu khawatir dan bingung dengan cara pengurusannya, simak tips dan langkah berikut untuk lebih melewati proses ini ya!

  1. Apabila kamu menggunakan jasa untuk mengurus IMB kamu perlu menyiapkan dokumen esensial seperti fotokopi gambar rencana dan denah rumah, fotokopi sertifikat tanah, fotokopi KTP pemilik lahan dan bangunan dan surat perjanjian penggunaan lahan
  2. Jika kamu ingin mengurus IMB sendiri, langkah pertama yang kamu lakukan adalah mengambil formulir di Dinas Pekerjaan Umum setempat. Setelah pengisian dan dibubuhi tanda tangan dengan materai 6000, kamu perlu legalisir formulir ke kelurahan dan kecamatan dimana bangunan akan didirikan. 

mengurus izin mendirikan bangunan

Selain itu, kamu juga perlu menyiapkan dokumen pendukung seperti:

  1. Gambar denah, tampak (minimal 2 gambar), potongan (minimal 2 gambar), rencana pondasi, rencana atap, rencana sanitasi serta site plan.
  2. Gambar konstruksi beton serta perhitungannya.
  3. Gambar konstruksi baja serta perhitungannya.
  4. Hasil penyelidikan tanah serta uji laboratorium mekanika tanah untuk bangunan berlantai 2 atau lebih.
  5. Surat keterangan kepemilikan tanah/sertifikat HM (Hak Milik)/HGB (Hak Guna Bangunan).
  6. Surat persetujuan tetangga, untuk bangunan berimpit dengan batas bagunan.
  7. Surat kerelaan tanah bermaterai Rp6 ribu dari pemilik tanah yang diketahui oleh Lurah serta camat, apabila tanah bukan milik pemohon.
  8. Surat Perintah Kerja (SPK) apabila pekerjaan diborongkan.
  9. Ada izin usaha (HO) untuk bangunan komersial.
  10. Ada izin prinsip dari pejabat Kepala Daerah bila lokasi bangunan menyimpang dari Tata Ruang Kota.

 

Meskipun membutuhkan dokumen dan prosedur yang tidak sedikit, mengurus IMB hanya membutuhkan biaya sekitar satu juta rupiah dan membutuhkan waktu selama 2-3 minggu. Jangka waktu ini mungkin akan berbeda-beda, tergantung kebijakan daerah tempat kamu memiliki properti dan kelengkapan dokumen yang kamu siapkan. Jangan sampai kamu melewati proses penting ini ya! Kelengkapan berkas dan perizinan akan memberimu kenyamanan lebih saat menghuni properti idaman.