Apa itu KPR? Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Tentang KPR

Bagi kebanyakan orang, membeli rumah adalah salah satu keputusan finansial terbesar yang akan mereka buat. Umumnya, pembeli rumah pertama akan memanfaatkan KPR sebagai cara untuk memenuhi impian mereka memiliki rumah tanpa perlu membayar seluruh uang tunai di muka.

calculator and house on paper on wooden table
Minute Read

4 mins

Published

03.02.2021

Saat memikirkan tentang memiliki rumah, kita mungkin bertanya-tanya bagaimana kita mampu membelinya. Harga properti yang cenderung naik setiap tahunnya menjadikan aspek finansial sebagai perhatian terbesar dalam membeli rumah. Bagi kebanyakan orang, membeli rumah adalah salah satu keputusan finansial terbesar yang akan mereka buat semasa hidupnya. Umumnya, orang yang membeli rumah untuk pertama kalinya akan memanfaatkan KPR sebagai cara mewujudkan impian mereka menjadi pemilik rumah huni tanpa harus melunasi pembayaran uang tunai di muka. Jadi, mari kita bahas secara mendalam mengenai apa itu KPR!

Apa itu KPR? Definisi Sederhana dari KPR

Mortgage, Instalment, Savings, Money

Saving Money for Mortagage

 

KPR, atau kepanjangan dari Kredit Pemilikan Rumah adalah jenis pinjaman yang dapat kita gunakan untuk membeli atau membiayai sebuah rumah. Dalam arti lain, KPR merupakan produk pembiayaan berbasis pinjaman bagi pembeli rumah untuk jangka waktu tertentu dan dengan suku bunga tertentu. KPR akan memungkinkan seseorang untuk memiliki rumah hanya dengan membayar uang muka dan sisa kekurangan akan dibayar dengan cicilan setiap bulan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

Jenis-jenis KPR

Berikut adalah tiga jenis KPR paling umum di Indonesia yang bisa menjadi pilihan bagi siapa saja yang berencana membeli rumah.

  • KPR Bersubsidi

KPR yang disediakan oleh bank sebagai bagian dari program pemerintah untuk memfasilitasi kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Kelebihan KPR bersubsidi adalah suku bunga rendah dan cicilan bulanan yang lebih terjangkau.

  • KPR non-subsidi

Jenis produk KPR yang disediakan oleh bank dengan ketentuan yang sesuai dengan ketentuan umum perbankan dan tingkat suku bunga ditetapkan oleh bank pemberi KPR. Suku bunga antar bank bisa berbeda satu sama lain. Selain itu, KPR jenis ini bebas dari PPN (Pajak Pertambahan Nilai).

  • KPR Syariah

KPR Syariah adalah pembiayaan rumah yang mengikuti prinsip hukum agama Islam, dimana bunga pinjaman tidak berlaku. Sebaliknya, KPR Syariah menetapkan margin keuntungan yang disepakati di awal perjanjian. Sejumlah bank, baik bank BUMN maupun swasta, sudah memiliki produk KPR Syariah.

Namun, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dan pertimbangkan sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR.

Saving Money, House, Mortgage, Installments

saving money for house

 

Meskipun kita tidak perlu membayar uang tunai secara langsung. Kita tetap harus mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan membeli rumah melalui KPR. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan KPR:

Penghasilan dan stabilitas keuangan

Tinjau situasi keuangan dengan teliti, karena penting untuk melakukan perhitungan agar bisa memahami seberapa besar kemampuan kita, terutama ketika memutuskan untuk membeli rumah dengan cicilan jangka panjang. Selain itu, penting juga untuk memutuskan seberapa besar kemampuan kita untuk membayar uang muka atau DP (Down Payment), karena akan berpengaruh pada pembayaran bulanan KPR.

Karena, sebelum kita bisa melunasi rumah, secara teknis bank masih menjadi pemilik rumah tersebut dan baru akan resmi menjadi milik kita setelah pembayaran rumah ke bank dilunasi. Oleh karena itu, jika kita memiliki situasi keuangan yang tidak stabil, akan sulit untuk bisa melunasi KPR yang berjangka panjang.

Pertimbangkan uang muka

Pertimbangkan seberapa besar uang muka yang mampu kita bayar. Ini adalah salah satu faktor yang paling berpengaruh di masa mendatang. Semakin besar uang muka, semakin kecil pembayaran cicilan bulanan. Karena dengan membayar uang muka yang besar, kita hanya meminjam sejumlah kecil uang dari pemberi pinjaman. Membayar uang muka yang lebih tinggi juga berarti kita memiliki tingkat bunga yang lebih rendah. Keputusan ada di tangan kita sendiri, maka dari itu kita perlu mengevaluasi sendiri pro dan kontra dari jumlah uang muka yang akan dibayarkan.

Lakukan survei properti

Melakukan survei properti penting untuk mengetahui detail penting dari sebuah rumah dan areanya. Lokasi memiliki peran penting dalam nilai dan harga sebuah rumah. Sangat penting untuk membeli rumah yang sesuai dengan anggaran yang dimiliki. Dalam banyak kasus, harga rumah di daerah pinggir kota dan sekitarnya cenderung lebih murah dibandingkan dengan daerah perkotaan seperti Jakarta.

Memilih produk KPR

Setelah kita melakukan survei properti secara mendetail, langkah selanjutnya adalah menemukan produk KPR yang tepat untuk kita. Hal ini akan membantu kita menyusun rencana keuangan dan dana kita – mulai dari uang muka hingga cicilan dan bunga pinjaman.

Sementara itu, ada juga beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih produk KPR. Termasuk penyedia KPR, fasilitas dari suku bunga, serta berbagai manfaat layanan dan bantuan yang bisa kita gunakan selama KPR berjalan.

Apa saja persyaratan untuk mengajukan KPR?

Mortgage, House

Close-up of hand holding keys and wooden house model against blue background

 

Adapun persyaratannya, calon pelamar harus berusia minimal 21 tahun dan maksimal 50 tahun, telah bekerja sebagai karyawan penuh waktu minimal 2 tahun, dan melengkapi semua dokumen terkait, termasuk kartu identitas (KTP), surat nikah (bagi yang sudah menikah), akta keluarga, dan dokumen lain yang dipersyaratkan oleh bank atau penyedia KPR.

Ketika kita berbicara tentang KPR, ada beberapa pertimbangan yang perlu dipikirkan secara matang. Dengan harga properti yang terus meroket, KPR dapat membantu banyak orang, termasuk orang-orang dengan penghasilan rendah untuk memiliki rumah. Saat ini, banyak bank penyedia KPR yang menawarkan pembayaran KPR yang kompetitif, termasuk suku bunga yang ditawarkan. Sehingga, calon pembeli rumah dapat dengan leluasa memilih program KPR mana yang memberikan penawaran menguntungkan sesuai dengan keadaan keuangannya.