Tujuh Elemen Desain Interior yang Harus Kita Kenali

Desain interior adalah elemen penting dalam sebuah rumah. Desain interior terdiri dari beberapa elemen berbeda yang berpadu hingga memberikan penampilan yang harmonis.

Green,Table,With,A,Plant,Between,Pink,Chair,And,Blue
Minute Read

4 mins

Published

04.02.2021

Tidak dipungkiri lagi, desain interior adalah elemen penting dari sebuah rumah bagi setiap orang. Desain interior terdiri dari komponen elemen struktur seperti dinding, langit-langit, lantai, dan tiang. Sebenarnya, desain interior adalah gabungan dari kreativitas, seni, dan sains sehingga menciptakan ruang yang indah dan fungsional untuk rumah kita. Untuk menciptakan rumah yang tidak hanya indah dari segi desain tetapi juga dapat memenuhi kebutuhan dan mewujudkan rumah yang sehat untuk kesejahteraan kita, ada tujuh elemen dasar desain interior yang selalu diikuti oleh desainer interior untuk menciptakan ruangan dengan interior yang seimbang.

Ruang

Ruang adalah elemen dasar dan aspek terpenting dari desain interior. Saat membangun ruang, perlu untuk mempertimbangkan secara keseluruhan untuk dapat menyatukan ruangan yang indah dan seimbang.

Sebuah ruang dapat dibagi menjadi dua kategori yaitu ruang positif dan ruang negatif. Ruang positif adalah ruang yang diisi dengan furnitur atau barang lainnya, sedangkan ruang negatif adalah ruang yang “kosong” dari keseluruhan ruangan. Meskipun ruang negatif bisa tampak agak kosong, ruang negatif diperlukan dapat memberikan keseimbangan untuk menciptakan ruangan yang tidak terlalu ramai dan penuh.

Stylish and scandinavian living room interior of modern apartment with gray sofa, design wooden commode, black table, lamp, abstract paintings on the wall. Beautiful dog lying on the couch. Home decor.

Pencahayaan

Terlepas dari pencahayaan alami atau buatan, pencahayaan dapat membantu mengatur suasana di dalam ruangan. Pencahayaan juga memiliki tujuan fungsional seperti menerangi, memberikan definisi, dan menyorot ruangan atau suatu objek pada ruangan. Pada umumnya pencahayaan dapat membentuk karakter atau memberikan suasana tertentu dalam sebuah desain interior. Pencahayaan dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu: task lighting, accent lighting, dan mood lighting.

 

Task lighting adalah pencahayaan yang fokus untuk memberikan peningkatan sejumlah cahaya untuk membantu tugas tertentu, terutama tugas visual. Accent lighting sering digunakan untuk menyorot suatu objek atau area tertentu. Sedangkan mood lighting digunakan untuk menciptakan dan menghadirkan suasana tertentu ke dalam suatu ruang.

 

Vintage,Luxury,Interior,Lighting,Lamp,For,Home,Decor.

Vintage,Luxury,Interior,Lighting,Lamp,For,Home,Decor.

Tekstur

Elemen desain ini mengacu pada gaya, tampilan, atau nuansa suatu objek. Elemen ini bisa berupa barang dengan tekstur kain yang halus seperti sutra yang lembut atau linen yang berserat, ataupun kain yang memiliki tekstur lebih kasar, dan sebagainya. Ada juga tekstur visual yang memiliki dua dimensi dan dibuat di atas permukaan datar seperti pada wallpaper atau kayu yang dapat memberikan kesan sederhana pada sebuah ruangan.

Tekstur memiliki kemampuan untuk memberikan tambahan dimensi pada suatu ruang. Misalnya, menambahkan permadani dapat memberikan lapisan tekstur dan karakter ke dalam sebuah ruangan. Atau, pilihan tirai dengan bahan lebih tebal untuk tampilan yang lebih berani, dan jika kita ingin mendapatkan kesan ruang yang lebih personal, kita dapat menggunakan tekstur tertentu pada dinding.

Pola

Pola berfungsi sebagai elemen desain yang memberikan persepsi terhadap warna atau motif grafis. Dengan pilihan pola yang tepat, sebuah ruang hampa atau kosong bisa terasa lebih hidup dan dinamis. Setiap pola memiliki nuansa uniknya sendiri yang dapat menambah kehidupan dan elemen visual pada suatu ruang. Pastikan dengan teliti saat ingin mengaplikasikan pola agar tidak memberi kesan yang berlebihan terhadap keseluruhan desain interior dalam ruangan.

Warna

Warna adalah salah satu elemen inti dari desain interior yang dapat mengatur suasana dalam suatu ruang. Namun, warna merupakan lebih dari sekadar elemen, warna bisa menjadi titik fokus untuk ruang mana pun. Memilih skema warna yang mencolok sebagai cat dinding dapat menciptakan kontras dalam ruangan. Warna juga bisa menciptakan ilusi untuk ruangan. Warna yang lebih terang membuat ruang tampak lebih luas dan lapang, sedangkan warna yang lebih gelap membuat ruang tampak sedikit lebih kecil dan sempit.

Garis

Garis adalah elemen desain yang penting dalam desain interior yang dapat membuat ruang menonjol dan menjadikan ruangan menjadi lebih menarik jika digunakan dengan tepat. Suatu ruangan terbentuk dari beberapa garis seperti pilar, jendela, atau furnitur. Ketiga hal tersebut memiliki peran penting dalam desain interior. Maka dari itu, desainer interior menggunakan elemen garis untuk membentuk sebuah ruangan. Ada tiga jenis garis yang membentuk keseluruhan desain interior, yaitu

  • Garis horizontal
    Garis horizontal dapat membantu memperluas tampilan sebuah ruangan. Kita juga bisa menemukan garis horizontal pada furnitur seperti sofa, meja makan, rak buku, dll.
  • Garis vertikal
    Garis vertikal akan menciptakan kesan sebuah ruangan tampak lebih tinggi dari yang sebenarnya, dan biasanya terdiri dari kusen pintu, pilar, atau jendela.
  • Garis dinamis
    Contoh dari garis dinamis adalah diagonal, zig-zag, atau garis melengkung. Garis ini sebagian besar ditemukan pada tangga dan koridor. Sedangkan garis lengkung banyak ditemukan pada furnitur seperti jendela, dan pintu melengkung.

Elegant home interior with two brown wooden mock up photo frames above the white shelf with books, plants, gold pyramid, wooden box and geometric figure. Modern concept of white room decor.

Bentuk

Pada dasarnya elemen ini berfungsi sebagai pembentuk sebuah ruangan. Ada dua jenis bentuk, yaitu geometris dan organik atau natural.

Baik geometris maupun organik, keduanya memberikan keseimbangan pada sebuah ruangan dan merupakan elemen desain yang akan menentukan keseluruhan tampilan ruang jika diterapkan sesuai dengan prinsip desain interior.