Tips berkebun untuk pasangan yang baru punya rumah

Sempat ngetren di awal masa pandemi, tidak hanya menyenangkan, ternyata berkebun di rumah bisa jadi aktivitas romantis bersama pasangan!

gardening for newlyweds, tips berkebun, pasangan rumah baru, hobi pasangan baru, berkebun bersama pasangan
Minute Read

2 mins

Published

17.02.2022

Sebagai salah satu kegiatan produktif, berkebun terbukti jadi latihan yang baik untuk meningkatkan kesehatan fisik hingga mental. Dengan berkebun, kamu juga bisa mendapatkan rasa pencapaian bersama yang bisa membuatmu tidak bosan berduaan terus.

Jika kamu tertarik untuk memulai rumah kebun sederhana dengan pasangan, yuk intip cara berkebun untuk pemula berikut!

gardening for newlyweds, tips berkebun, pasangan rumah baru, hobi pasangan baru, berkebun bersama pasangan

1. Pilih tanaman yang disukai dan mudah dalam perawatan

Mulai dari buah favorit, bunga yang harum atau tanaman yang mudah dirawat seperti bayam dan kaktus, selalu pilih jenis tanaman yang kita sukai sebagai permulaan. Setelah cukup terbiasa, kita akan mudah tertarik untuk menambah koleksi variasi tanaman lainnya. Lokalist punya daftar tanaman yang sempurna untuk pemula!

2. Pilih area yang memiliki cakupan sinar matahari yang cukup

Kunci utama agar tanaman tumbuh dengan baik adalah dengan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Minimal tiga hingga enam jam, tanaman yang terpancar matahari secara rutin akan ternutrisi dan tumbuh dengan optimal. Selain jendela atau pagar rumah, kita juga bisa menyulap kebun atap rumah atau rooftop sebagai lokasi berkebun.

gardening for newlyweds, tips berkebun, pasangan rumah baru, hobi pasangan baru, berkebun bersama pasangan

3. Buat planning desain

Meskipun pemula, berkebun di rumah bukan jadi alasan untuk memberikan kesan kotor dan berantakan. Jaga estetika kebun rumahmu dengan melakukan perencanaan desain yang rapi rancangan di atas kertas hingga melalui aplikasi perencanaan taman. 

4. Persiapkan media tanam

Media tanam yang mudah dalam untuk membantu kita merawat tanaman adalah polybag. Selain praktis, polybag juga membantu kita menghemat air dan pupuk serta lebih murah dibandingkan dengan menggunakan pot.

5. Rawat dengan telaten

Setelah tanaman selesai ditanam, pastikan kita dan pasangan menyisihkan waktu untuk merawat tanaman dengan rutin. Selain udara dan sinar matahari yang cukup, selalu perhatikan sanitasi dan penggunaan pupuk untuk mengatasi hama hingga gulma yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman. 

Meskipun banyak yang harus disiapkan, ini adalah waktu yang tepat untuk bereksperimen dan mencoba hal-hal baru. Sebagian besar tanaman bermula dari tunas yang dapat dicabut dan ditanam kembali. Jangan takut untuk mencoba dan jangan lupa share pengalaman berkebun dengan pasangan, ya!