Rumah Tumbuh? Yuk Kenali Konsep di Balik Rumah Tumbuh

Dengan meningkatnya popularitas konsep rumah tumbuh, yuk, simak panduan yang Lokalist buat untuk memulai konsep rumah tumbuhmu!

rumah tumbuh, tiny living, cara hidup tiny living, hidup di rumah bertumbuh
Minute Read

3 mins

Published

12.12.2021

Hidup di sebuah rumah tumbuh berarti kita menjalani keseharian di tempat yang bisa dibilang terbatas, namun cukup untuk bergerak. Dengan memiliki rumah tumbuh sebenarnya kita menyederhanakan kehidupan untuk menghindari memiliki barang yang tidak perlu, dan menghindari kita dari perbaikan atau renovasi rumah yang kadang terasa tidak ada hentinya. Bagi sebagian orang, tinggal di rumah tumbuh merupakan kehidupan yang ideal. Harganya lebih murah, mudah dibangun, dan membutuhkan perawatan yang lebih sedikit daripada rumah pada umumnya.

Lalu, apa keuntungan tinggal di rumah tumbuh? Apakah rumah tumbuh hanya diperuntukan bagi mereka yang memiliki anggaran terbatas atau pasangan muda? Dengan meningkatnya popularitas konsep rumah tumbuh beberapa tahun terakhir, yuk, simak panduan yang Lokalist buat untuk memulai konsep rumah tumbuh!

tiny house interior, tata ruang rumah tumbuh

Apa yang dimaksud dengan rumah tumbuh?

Saat ini, konsep rumah tumbuh sedang menjadi tren di industri perumahan. Namun, perlu diingat bahwa rumah tumbuh tidak sama dengan rumah mungil. Membangun rumah tumbuh memberikan kesempatan bagi mereka yang ingin membangun rumah dengan lahan dan dana terbatas. Karena rumah tumbuh memang merupakan rumah yang didesain untuk dibangun secara bertahap, sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pemiliknya.

Ada dua jenis rumah mungil, yaitu vertikal dan horizontal.

Rumah mungil vertikal

Jenis rumah tumbuh vertikal adalah jenis rumah mungil yang paling umum di pasaran. Karena rumah ini hanya membutuhkan sedikit laham, rumah tumbuh vertikal akan tumbuh keatas atau meningkat.

Rumah mungil horisontal

Berbeda dengan rumah mungil vertikal, rumah tumbuh horizontal akan tumbuh menyamping. Oleh karena itu, dibutuhkan lahan yang lebih luas jika ingin membangun rumah mungil horizontal.

Apakah ada kelebihan dari membangun rumah tumbuh?

Rumah tumbuh yang mulai bermunculan di pasaran menawarkan solusi untuk menghemat dan menyederhanakan hidup kita, juga memberikan fleksibilitas untuk kita yang memiliki anggaran atau lahan terbatas untuk membangun rumah. Rumah tumbuh tidak membutuhkan lahan yang luas, namun tetap bisa menyesuaikan dengan kebutuhan kita di kemudian hari.

Anggaran seharusnya bukan menjadi masalah utama ketika kita sedang membangun rumah tumbuh. Dengan konsep rumah yang mampu menyesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan dana, menyewa seorang arsitek yang dapat menghadirkan desain yang unik dan menarik, sekaligus mengaplikasikan tren yang ada, untuk rumah tumbuh kita menjadi lebih mudah.

rumah tumbuh di indonesia, tiny living indonesia

Rumah tumbuh adalah konsep yang tepat sebagai rumah pertama

Gen Z, milenial, atau pembeli rumah pertama kali akan menyukai konsep rumah tumbuh ini karena selain harganya yang terjangkau, rumah tumbuh adalah cara unik untuk memulai hidup yang lebih efisien dan menghemat biaya hidup.

Sekarang, mari kita bicara tentang bagian tersulit dalam menyiapkan rumah tumbuh, yaitu bagaimana kita mulai membangun rumah tumbuh untuk kenyamanan maksimal dengan biaya minimal?

Sesuaikan dengan anggaran

Sama seperti konsepnya, rumah tumbuh tumbuh bersama kita. Meski anggaran seharusnya bukan menjadi masalah besar saat membangun rumah tumbuh, kita tidak harus membangun semuanya sekaligus. Prioritaskan ruangan mana yang menjadi kebutuhan utama, dan pastikan untuk membangun rumah sesuai dengan dana yang tersedia.

Sesuaikan dengan luas lahan

Jika lahan yang tersedia terbatas, sebaiknya pertimbangkan untuk membangun rumah tumbuh vertikal yang akan tumbuh ke atas atau meningkat. Desain rumah akan lebih ideal jika ada ruang yang cukup bagi arsitek untuk menyesuaikan luas bangunan dengan ruang yang diinginkan.

Perhatikan baik-baik infrastruktur rumah

Seperti rumah lainnya, infrastruktur seperti listrik, pipa air, dan saluran pembuangan, semuanya harus menjadi pertimbangan, terutama dengan konsep rumah tumbuh. Kita harus bisa memikirkan rencana pembangunan lebih jauh untuk pertumbuhan rumah kita nantinya.

Mempekerjakan seorang profesional

Walau tampak bisa dilakukan sebagai proyek do-it-yourself, membangun rumah tidak bisa dilakukan sembarangan. Sewalah arsitek dan kontraktor profesional untuk pembangunan rumah yang lebih baik. Bicarakan dengan mereka tentang rencana pengembangan rumah kita di masa depan.

Tips desain? Beri ruang untuk cahaya alami sebanyak mungkin dengan memasang banyak jendela. Jendela dapat membantu membuat rumah tumbuh kita terasa lebih besar, loh!