8 Cara Menabung untuk Membeli Rumah Pertama

Dengan kenaikan harga properti yang terjadi hampir di setiap tahunnya, menabung untuk membeli rumah mungkin kelihatan mustahil, bahkan bisa membuat kita kewalahan. Ikuti tips untuk memulai menabung berikut ini supaya kita bisa membeli rumah impian!

Minute Read

5 mins

Published

02.02.2021

Menjadi pemilik rumah dan memiliki properti sendiri adalah dambaan setiap orang. Namun, dengan kenaikan harga properti yang terjadi hampir di setiap tahunnya, menabung untuk membeli rumah mungkin kelihatan mustahil, bahkan bisa membuat kita kewalahan, terutama jika kita memiliki penghasilan rata-rata perbulannya.

Kita semua tahu, menabung uang untuk rumah membutuhkan waktu, tetapi kita dapat menjadikan menabung lebih mudah. Ikuti tips untuk memulai menabung berikut ini supaya kita bisa membeli rumah impian!

Asian, couple, dream, house, future, saving. family

1. Tetapkan anggaran, uraikan setiap pengeluaran

Sebelum kita memutuskan untuk membeli rumah melalui sistem KPR atau pinjaman, penting untuk menyusun anggaran untuk uang muka. Karena, setelah kita membuat anggaran untuk membayar uang muka, kita akan tahu berapa banyak uang yang perlu ditabung.

Setelah menetapkan anggaran uang muka, berarti kita sudah tahu rumah mana yang sesuai dengan kemampuan kita. Jika kita ingin mencari rumah yang lebih murah, carilah rumah di kota yang memiliki biaya hidup lebih rendah atau lingkungan dengan harga yang terjangkau. Kita dapat melakukan ini dengan bantuan agen real estat.

Kemudian, bicarakan dengan beberapa pemberi pinjaman tentang pinjaman rumah atau KPR sehingga kita akan tahu berapa banyak pembayaran bulanan yang perlu dilunasi. Ingat, jangan membeli rumah yang melebihi kemampuan kita!

Namun, saat membeli rumah, kita mungkin sedikit tidak yakin tentang dua perbedaan antara pinjaman rumah dan pinjaman KPR. Meskipun pinjaman rumah dan KPR berjalan berdampingan dan terlihat serupa, keduanya tidaklah sama.

Lantas, apakah perbedaannya?

Calculate savings

“Pinjaman rumah” adalah sejumlah uang yang dipinjam dari perusahaan keuangan untuk membeli properti tempat tinggal. Pinjaman rumah memiliki tingkat bunga yang lebih rendah dibandingkan pinjaman KPR. Sementara itu, jangka waktu pengembalian pinjaman dimulai setelah pemberi pinjaman membayar seluruh jumlah pinjaman rumah, dan jangka waktu pinjaman rumah dapat berjalan hingga 30 tahun berdasarkan kondisi keuangan kita. Ada beberapa jenis pinjaman rumah yang ada di pasaran yang memiliki tingkat suku bunga yang dapat disesuaikan atau tetap.

Beda dengan pinjaman rumah, pinjaman KPR tidak memiliki batasan tentang bagaimana pinjaman tersebut digunakan tetapi tingkat bunga pinjaman KPR lebih tinggi daripada pinjaman rumah.

2. Lakukan riset tentang berbagai pinjaman yang ada

Dengan beberapa jenis pinjaman rumah atau KPR yang ada di pasaran, kita perlu mendapatkan jenis pinjaman yang tepat. Pemberi pinjaman menawarkan berbagai pilihan pinjaman KPR berdasarkan jenis bunga atau bahkan tujuan. Hal yang harus kita perhatikan adalah kemampuan kita dalam membayar cicilan KPR di kemudian hari. Perhatikan bahwa kita sebaiknya tidak mengeluarkan lebih dari 30% dari pendapatan kita untuk KPR.

Kita mungkin juga ingin mempertimbangkan untuk memilih suku bunga KPR tetap sepanjang 15 tahun jika sesuai dengan tingkat kemampuan kita. Ya, kita akan memiliki pembayaran bulanan yang lebih tinggi dengan pinjaman 15 tahun daripada pinjaman 30 tahun, tetapi KPR 15 tahun memiliki tingkat bunga yang lebih rendah, sedangkan KPR 30 tahun akan memiliki tingkat bunga yang lebih tinggi selama masa pinjaman.

Jika kita membutuhkan bantuan lebih lanjut untuk pinjaman KPR, menyewa makelar KPR adalah ide yang bagus. Makelar KPR akan membantu kita sebagai “peminjam” untuk terhubung dengan pemberi pinjaman dan mencari jenis KPR yang paling sesuai dalam hal keadaan keuangan dan kebutuhan suku bunga kita.

souple, asian, home, finance, saving, dream, future, family

3. Bayar hutang

Dalam hal menabung, tentunya dapat membuat kita frustasi ketika harus membayar hutang yang sebagian besar berasal dari penggunaan kartu kredit. Rasanya, membayar hutang kartu kredit seperti tidak ada habisnya apalagi dengan tingginya suku bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Untuk melunasi hutang kartu kredit, ada beberapa strategi yang bisa kita gunakan. Yang pertama adalah dengan mengetahui jumlah hutang yang kita miliki. Karena, dengan mengetahui jumlah yang harus kita bayar setiap bulan, artinya kita dapat fokus dengan jumlah hutang tersebut.

Buatlah daftar pengeluaran, termasuk saldo dan tingkat suku bunga!

4. Carilah rekening tabungan yang memiliki suku bunga tinggi

Jika kita berencana membeli rumah, cara terbaik untuk membangun dan menyimpan uang kita adalah di rekening tabungan. Rekening tabungan biasanya hanya menawarkan suku bunga rendah, dan hanya sedikit bank yang menawarkan suku bunga tinggi pada rekening tabungannya. Jadi, jika kita ingin memperoleh penghasilan dari deposito berjangka, kita mungkin ingin mempertimbangkan untuk mencari bank dengan rekening tabungan berbunga tinggi.

5. Ketahui berapa banyak yang harus dibayar sebagai deposit

Sebelum kita tahu berapa banyak yang harus dibayarkan sebagai deposit, kita perlu mulai merencanakan kisaran deposit rumah yang bisa kita bayarkan.

Untuk memberikan gambaran yang jelas, semakin besar simpanan yang kita bayarkan, maka kemungkinan besar pengajuan pinjaman rumah akan disetujui. Karena deposit yang lebih besar berarti kita tidak akan meminjam uang sebanyak jika kita membayar deposit dengan jumlah yang lebih kecil. Artinya, kita dapat melunasi pinjaman lebih cepat.

Sekali lagi, semuanya kembali pada apakah kita lebih memilih untuk berhutang pada deposit yang lebih besar.

money, rupiah, saving, home, dream, future, family

6. Memisahkan rekening tabungan

Memiliki rekening bank terpisah untuk tujuan berbeda akan membantu kita mencapai impian dengan lebih mudah. Memisahkan tabungan berdasarkan tujuan dan sasaran akan memungkinkan kita untuk memiliki gambaran yang jelas tentang prioritas pengeluaran, jangan lupa untuk memiliki rekening tabungan terpisah untuk dana darurat yang dapat melindungi keuangan kita dari pengeluaran tak terduga.

7. Kurangi pengeluaran bulanan

Menurunkan pengeluaran adalah suatu keharusan ketika kita ingin membayar hutang dan membangun sebuah tabungan. Jika dirasa perlu membuat anggaran bulanan untuk pengeluaran, buatlah. Tidak hanya membuat anggaran untuk rumah, tetapi juga anggaran pengeluaran bulanan. Jika kita sudah membuat anggaran, sekarang saatnya untuk mengurangi beberapa pengeluaran yang tidak perlu. Alokasikan suku bunga kartu kredit ke rekening-rekening tabungan kita.

Batasi belanja online, kurangi pengeluaran mahal yang tak perlu, juga cobalah mengganti bohlam lampu biasa dengan yang lebih hemat energi. Ada banyak cara untuk memangkas biaya hidup kita, dan yang termudah bisa dimulai dari melacak pengeluaran bulanan kita.

Hal mendasar yang perlu kita lakukan untuk mengurangi pengeluaran bulanan adalah membeli lebih sedikit dan membelanjakan lebih sedikit, membeli apa yang kita butuhkan dan bukan yang kita inginkan. Mungkin terdegat sulit, tetapi jika kita konsisten, kita sendiri yang akan menikmati hasilnya nanti!

8. Mencari penghasilan tambahan

Bekerja lebih dari satu pekerjaan pasti akan membantu untuk meningkatkan penghasilan kita, terutama jika memungkinkan bagi kita untuk melakukan pekerjaan tambahan dengan memiliki pekerjaan sampingan atau pekerjaan paruh waktu. Pekerjaan tersebut tidak harus sepenuhnya baru atau memiliki tanggung jawab yang besar, kita bisa melakukan sesuatu seperti menjadi pekerja lepas, atau bahkan sebagai sopir taksi online. Ada banyak opsi di luar sana yang dapat kita pilih.